Dorong Evaluasi Harga DMO Batubara, ASPEBINDO Usulkan 90 USD/Ton Se-Harga Dengan Semen

Asosiasi Pemasok Energi dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) menyambut baik adanya evaluasi harga DMO Batubara oleh Kementerian ESDM. Langkah ini dinilai akan membuat industri batubara domestik lebih kompetitif. “Harga DMO Batubara harus ditingkatkan setidaknya sama dengan HBA Semen seharga 90 USD/Ton untuk mengamankan pasokan batubara khususnya untuk PLN. Angka tersebut sangat baik untuk merespon kelangkaan batubara PLN akibat disparitas harga batubara untuk ekspor  dengan kebutuhan kelistrikan dalam negeri. Disaat harga ekspor sedang tinggi-tingginya, harga DMO Batubara hanya dipatok 70USD/Ton” ujar Ita Gayatri selaku Dewan Pengawas ASPEBINDO .

“ASPEBINDO mendukung kementerian ESDM untuk mengevaluasi harga DMO batubara dengan menyesuaikan antara harga ekspor atau Indonesia Coal Index (ICI) dengan dampaknya terhadap harga listrik nasional. Penetapan kebijakan DMO harus lebih peka dalam merespon apa yang terjadi selama 1 tahun kebelakang, tingginya disparitas membuat kelangkaan pasokan bagi PLN tak terhindarkan lagi. ASPEBINDO berharap permasalahan yang dialami PLN dapat selesai dengan pembaruan harga DMO Batubara yang lebih kompetitif.” ungkap Anggawira selaku Ketua Umum ASPEBINDO dan Komite Investasi Kementerian Investasi/BKPM RI tersebut.

Penetapan harga DMO Batubara yang lebih kompetitif dengan harga ICI tentu akan menumbuhkan iklim usaha yang lebih kondusif di dalam negeri. Iklim usaha yang kondusif ini lah yang akan menjaga komitmen perusahaan pemegang IUP-OP dalam memenuhi target DMO. Pemerintah dalam melakukan pengawasan juga akan lebih mudah karena kebijakan yang dibuat sangat akomodatif bagi semua pihak.

Sanksi tegas terhadap yang melanggar sudah diberlakukan sebagai konsekuensi apabila kebijakan harga DMO Batubara yang baru lebih kompetitif. Sanksi yang dikenakan bagi perusahaan yang melanggar aturan baru tersebut mulai dari denda hingga larangan ekspor. Namun, harus ada pula kebijakan yang mengatur reward bagi mereka yg mencapai target DMO atau bahkan melebihinya. Reward tersebut mulai dari insentif pajak hingga reward lainnya yang pantas membalas kontribusi perusahaan tersebut untuk memenuhi target ketahanan energi nasional.

Harapan ASPEBINDO tentu adalah terwujudnya iklim bisnis yang kompetitif dan juga sehat. ASPEBINDO juga akan terus mengusahakan tercapainya ketahanan energi nasional yang menjadi prioritas kita semua.

Leave a Comment

Your email address will not be published.